SIBER JATIM

KPU Bondowoso Buka Pintu Peminjaman Logistik untuk Pilkades

Bahrullah - 13 August 2021 | 21:08
Politik KPU Bondowoso Buka Pintu Peminjaman Logistik untuk Pilkades

BONDOWOSO - Sebanyak 171 desa di Kabupaten Bondowoso akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Oktober 2021 nanti. Sebagai wujud kepedulian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat membuka pintu peminjaman logistik untuk keperluan Pilkades.

Ketua KPU Kabupaten Bondowoso Junaidi menjelaskan, pihaknya memang tidak memiliki jalur instruksi tentang Pilkades ini.

"Wewenang kami pada Pemilu, seperti Pilkada, Pileg dan Pilpres. Sedangkan Pilkades adalah pesta demokrasi yang digawangi Pemda," tutur Junaidi, Jumat (13/8/2021).

Garis koordinasi dengan pihak terkait pun, katanya, hanya sebatas diskusi dan urun rembuk saja. 

"Misal butuh pedoman data pemilih sebelumnya, kami sampaikan. Urusan pemutakhiran, diserahkan pada panitia Pilkades yang dikoordinir oleh PMD," paparnya.

Begitu juga dengan logistik. Menurut Junaidi, KPU membuka pintu peminjaman logistik Pilkades yang tersimpan di gudang KPU.

"Akadnya bukan sewa, karena kami bukan lembaga profit, tapi pelayanan. Jadi akadnya pinjam. Itu boleh dan bukan pelanggaran asalkan dengan konsekuensi logis," tegasnya.

Junaidi menilai, tawaran sukarela dari KPU ini merupakan bentuk kepedulian KPU terhadap gawe yang bakal digelar Pemda.

"Masak Pemda mau menggelar pesta demokrasi, kami tidak ada sumbangsih. Jadi misal ada panitia Pilkades yang mau pinjam, dipersilahkan asalkan berkirim surat resmi dan wajib bertanggungjawab merawat sampai acara selesai," terangnya.

Akan tetapi, Junaidi lebih senang apabila peminjaman logistik itu dikoordinir oleh Pemda. Namun, pihaknya tidak menyarankan apalagi memaksa.

"Ini sekedar informasi. Jika tidak meminjam, misal mau mengadakan sendiri ya silahkan," ucapnya.

Pemkab telah menetapkan bahwa di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) maksimal terdapat 500 Daftar Pemilih Tetap (DPT). 

Menurut Junaidi, estimasi per TPS memerlukan 2-3 bilik suara dan maksimal 2 unit kotak suara.

"Kami punya bilik suara sekitar 3.100 unit, sedangkan kotak suara yang dari kardus itu sudah dilelang tahun kemarin," ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bondowoso, Haeriyah Yuliati mengaku masih mengkaji dan membutuhkan koordinasi dengan beberapa pihak terkait tentang pelaksanaan Pilkades ini.

"Kami ada anggaran untuk pengadaan logistik. Tapi kami belum menghitung kebutuhan pengadaan tiap TPS di masing-masing desa," tutur Haeriyah dikonfirmasi terpisah, Jumat (13/8/2021).

Mengenai opsi peminjaman logistik, pihaknya belum bisa memutuskan.

"Kami koordinasikan dulu, termasuk nanti dengan KPU," tandasnya. (amj)

Pewarta : Bahrullah
Editor : Deni Ahmad

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya