SIBER JATIM - Pada November 2024, Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan pilihan mengejutkan dengan memilih Scott Bessent, seorang manajer investasi yang sukses dan CEO dari Key Square Group, untuk menduduki posisi Menteri Keuangan. Keputusan ini berpotensi membawa perubahan signifikan dalam kebijakan ekonomi Amerika Serikat dan hubungan internasional.
Bessent, yang dikenal karena pandangannya yang pro-pemotongan pajak, dipercaya oleh Trump untuk membantu mewujudkan rencana besar mengenai pengurangan pajak dan tarif, yang telah menjadi bagian utama dalam visi ekonomi Trump sejak masa kampanye. Namun, penunjukan ini juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kebijakan fiskal Bessent dapat mempengaruhi ekonomi global, khususnya dengan hubungan perdagangan AS yang tegang dengan negara-negara besar seperti China.
Salah satu isu utama yang akan dihadapi oleh Bessent adalah pengelolaan defisit anggaran yang semakin membengkak. Dengan latar belakangnya sebagai manajer dana lindung nilai, Bessent diperkirakan akan fokus pada pengelolaan anggaran yang lebih efisien dan berusaha untuk menyeimbangkan pengurangan pajak dengan pembenahan keuangan negara.
Dalam perannya sebagai Menteri Keuangan, Bessent akan memiliki wewenang untuk mengawasi berbagai kebijakan ekonomi domestik, termasuk keuangan federal, pengawasan sektor perbankan, hingga kebijakan sanksi internasional. Ia juga akan memberikan nasihat ekonomi kepada Presiden, yang mencakup keputusan terkait tarif dan kebijakan perdagangan.
Namun, tantangan terbesar bagi Bessent adalah menjaga keseimbangan antara kebijakan pro-pemotongan pajak dan memitigasi potensi dampak negatif dari tarif yang tinggi terhadap sekutu dan negara-negara mitra perdagangan. Meningkatkan ketegangan perdagangan dengan negara-negara besar bisa berisiko memicu ketidakpastian ekonomi global, yang dapat berdampak pada pasar finansial dan stabilitas ekonomi internasional.
Bessent juga memiliki visi untuk memperkuat dominasi energi Amerika Serikat, yang sejalan dengan kebijakan Trump untuk mendorong kemakmuran sektor energi dalam negeri. Namun, kebijakan ini juga perlu dilihat dalam konteks keberlanjutan jangka panjang dan dampaknya terhadap perubahan iklim global.
Dengan perannya yang sangat strategis, Bessent diharapkan dapat membawa kebijakan yang lebih tajam dalam pengelolaan ekonomi Amerika, serta mempengaruhi kebijakan global terkait tarif dan sanksi ekonomi. Bagaimana keputusan-keputusan ini akan mempengaruhi perekonomian global, khususnya dalam konteks ketegangan perdagangan, masih menjadi pertanyaan besar yang menunggu jawabannya.
| Pewarta | : Imam |
| Editor | : Imam Haironi |
Komentar & Reaksi