SIBER JATIM

PWI Jombang Salurkan Bantuan bagi Yatim Korban Covid-19

Benny - 21 August 2021 | 21:08
Peristiwa Daerah PWI Jombang Salurkan Bantuan bagi Yatim Korban Covid-19

JOMBANG - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menyalurkan bantuan kepada anak yatim yang saat ini tinggal di rumah isolasi terpusat.

Ketiga anak yatim tersebut berasal dari Catak Gayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Mereka saat ini tinggal di Rumah Sehat SMPN 1 Mojowarno, salah satu tempat yang disediakan sebagai tempat isolasi terpusat bagi pasien Covid-19 tanpa gejala dan bergejala ringan.

Ketiga anak tersebut adalah BRM (12), AR (12) dan AF (4). Mereka menjadi yatim setelah sang ibu meninggal dunia karena Covid-19.

Ibunya yang berprofesi sebagai guru les privat meninggal pada Minggu (15/8/2021) malam. 

Lalu keesokan harinya, BRM bersama dua adiknya dibawa ke rumah karantina pasien Covid-19.

Selain kehilangan ibu, ketiga anak itu juga tidak lagi ayah di rumah, setelah kedua orangtuanya bercerai, beberapa tahun lalu.

PWI Jombang menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 4, 5 yang dihimpun dari kalangan wartawan anggota PWI.

Selain dari wartawan, dana yang diserahkan juga berasal dari sumbangan beberapa pihak, antara lain Kapolres Jombang, Kapolsek Tembelang, serta Kasat Lantas Polres Jombang.

Pihak lainnya juga turut berpartisipasi, antara lain Pengasuh Pesantren Al Aqobah, serta salah satu pengusaha.

Bantuan yang dihimpun PWI Jombang, diserahkan langsung kepada ketiga anak yatim di lokasi isolasi, di SMPN 1 Mojowarno.

Dana santunan itu diserahkan oleh Sekretaris PWI Jombang Moh. Syafi'i, didampingi Wakil Ketua Hermawan, serta Wakil Sekretaris, Muhammad Mufid.

"Harapan kami, bantuan kecil ini bisa memberikan manfaat setelah mereka selesai isolasi," kata Syafi'i, usai menyerahkan donasi.

Menurut dia, kondisi tiga anak Yatim itu cukup memprihatinkan. Ibu meninggal dunia karena Covid-19, sedangkan sang ayah sudah tidak bersama mereka.

"Yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana masa depan mereka, bagaimana pendidikan, bagaimana kebutuhan sehari-hari," ujar Syafi'i

Sebagaimana diberitakan, tiga anak berusia 15 tahun, 12 tahun, dan 4 tahun, saat ini tinggal di rumah sehat, tempat yang disediakan untuk pasien Covid-19 melakukan isolasi yang disediakan Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Ketiganya masih saudara kandung. Mereka adalah BRM (15), sebagai saudara tertua, AR (12), adik pertama, serta AF (4), adik kedua.

Mereka berasal dari Desa Catak Gayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Mereka terpaksa dibawa ke rumah isolasi terpusat karena ketiganya tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

Ketiga anak yatim itu tidak memiliki orang tua ataupun orang dewasa dalam satu rumah.

Sebelum sang ibu meninggal karena Covid-19, ketiganya sudah ditinggalkan ayahnya karena cerai.

Adapun sang nenek yang sebelumnya sempat tinggal bersama, kondisi kesehatannya juga tidak stabil dan saat ini tinggal di rumah kerabatnya. (beny/amj)

Pewarta : Benny
Editor : Deni Ahmad

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV