SITUBONDO - Sejumlah warga Desa/Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo melakukan aksi meratakan jalan gang secara swadaya pada Minggu (8/8/2021) siang di Kampung Tengah desa setempat.
Aksi dipicu oleh kekecewaan warga terhadap kebijakan kepala desa yang dinilai sepihak membongkar jalan gang yang sebelum berlapis paving sekitar 7 bulan lalu.
"Jalan paving yang ada di 5 titik berstatus masih layak, tetapi Kades Asembagus membongkar jalan dengan alasan mau diaspal," ucap seorang tokoh masyarakat, H. Idham Holid.
Pembongkaran memang melibatkan warga, tetapi fakta tidak semua warga menyepakati.
Idham bersama sejumlah warga berinisiatif melakukan kerja bakti memperbaiki jalan dengan biaya patungan yaitu dimaksudkan membeli 7 dump truk dan 12 pikap tanah untuk meratakan jalan gang.
"Warga jangan dibuat mainan. Kami sudah dilanda wabah Corona dan ditambah lagi jalan kami dirusak. Kasihanilah kami," ucap Idham.
Pemdes Asembagus saat dikonfirmasi meminta masyarakat untuk bersabar.
"Yang sabar, karena jalan yang dibongkar ini mau diganti aspal. Proposal sudah diajukan. Proposal akan disetujui oleh pemerintah ketika jalan terlihat sangat rusak, makanya kades perintahkan agar paving yang ada di 5 titik tersebut harus terlihat seolah tidak pernah di paving," ucap Kades Asembagus, Ahmat Sani. (andiy/amj)
| Pewarta | : Andy Yuwono |
| Editor | : Deni Ahmad |
Komentar & Reaksi