BONDOWOSO - Belasan warga Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso menyegel puluhan lapak di wisata kuliner Ki Ronggo, Sabtu (14/8/2021). Aksi itu memantik kedatangan tim gabungan Pemkab dan Polres setempat.
Sumaji, seorang warga beralasan, penyegelan ini dikarenakan warga sekitar diabaikan oleh Pemkab Bondowoso.
"Kami terkatung-katung sejak 2017, sejak dibangunnya wisata kuliner Ki Ronggo ini. Sedangkan aspirasi kami tidak pernah didengar," kata Sumaji kepada siberjatim.com.
Awal mulanya, warga menerima masterplan pembangunan wisata kuliner itu. Dimana janjinya hanya memakan tepi jalan maksimal 2 meter.
"Sedangkan yang terjadi, jalan malah habis digerus untuk jadi lapak. Jalan di depan rumah kami yang malah disisakan 2 meter," kesalnya.
Kondisi itu membuat mobilitas warga terganggu, macet, dan anjloknya nilai jual tanah di sekitaran wisata kuliner Ki Ronggo.
"Sedangkan beban pajak yang kami tanggung masih sama. Masih pajak kelas 1. Ini kan kami yang rugi," sebutnya.
Taufik, warga lainnya menjelaskan, warga sudah berkirim surat sampai empat kali kepada Pemkab Bondowoso. Namun tidak juga direspon.
"Jalan satu-satunya ya disegel saja lapak di sini. Tidak boleh ada yang jualan sampai ada kejelasan terhadap nasib kami," paparnya.
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso Sigit Purnomo saat dikonfirmasi enggan berbicara banyak.
"Saya masih ada acara dengan Pramuka. Nanti saya kabari lagi," jawabnya via sambungan telfon.
Namun, ia menegaskan bahwa pembangunan dan operasional wisata Kuliner Ki Ronggo itu sudah sesuai kesepakatan.
"Itu pembangunan kan sudah lama. Tentu sebelum dibangun sudah ada izinnya. Kami juga sudah komunikasi dengan warga sekitar," dalih Sigit.
Aksi itu memantik kedatangan tim gabungan ke lokasi. Tidak hanya Diskoperindag, melainkan juga Satpol PP dan Polres Bondowoso.
Setelah berdiskusi, warga bersedia membuka segel dengan syarat.
"Sudah musyawarah dan disepakati bahwa pada Senin (16/8/2021) nanti akan ada pertemuan di Pemkab antara warga dan instansi-instansi terkait," ungkap Nanang Dwi Hariyanto, Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat pada Satpol PP Kabupaten Bondowoso. (amj)
| Pewarta | : Bahrullah |
| Editor | : Deni Ahmad |
Komentar & Reaksi