PROBOLINGGO – Aksi pencurian sapi marak terjadi di wilayah tengah Kabupaten Probolinggo. Seperti yang terjadi di Desa Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Rabu (30/6/2021) pagi. Seekor sapi digondol maling sekitar pukul 02.00 wib.
Kepala Desa Gununggeni M. Aly menuturkan, sapi yang dicuri adalah milik keluarga pak Sulaiman dan Umi Lis, warga Dusun Calpek. Korban memiliki 2 ekor sapi di kandangnya. Pelaku hanya membawa 1 ekor sapi saja.
“Satu ekor yang tertinggal ini abugglubug (bergerak-gerak,red). Sehingga membuat pemilik sapi terbangun. Jam 2 pagi itu dicek, ternyata satu sapinya sudah tidak ada di kandangnya lagi,” ungkapnya, Rabu (30/6) pagi.
Pemilik sapi segera melaporkan kejadian itu kepada kepala desa setempat. Lalu pihak terkait menindaklanjuti dengan pengejaran. Penelusuran dilakukan dengan memperhatikan jejak pelaku yang disinyalir bergerak ke arah barat daya ke arah Desa Tegalmojo, Kecamatan Tegalsiwalan.
“Dicari acak di lahan tebu tidak ada. Sapi itu diputar-putar dari barat ke timur. Akhirnya warga dipecah menjadi beberapa kelompok untuk mengepung. Aksi pencurian berhasil digagalkan berkat kekompakan bersama masyarakat,” tutur Kades Aly.
Sebab, mengetahui jejaknya dilacak, pencuri meninggalkan sapi tersebut di areal perkebunan di Desa Tegalmojo, Kecamatan Tegalsiwalan. “Tepatnya di selatan pondok. Informasi ini juga sudah kami laporkan ke pihak-pihak terkait,” terangnya. (amj)
| Pewarta | : Windi Sindiana |
| Editor | : Deni Ahmad |
Komentar & Reaksi