SIBER JATIM

Luncurkan Aplikasi J-Bangga, Bupati Jember Ajak Masyarakat Cegah Stunting Pada Anak

Ambang Hari - 10 July 2022 | 14:07
Pemerintahan Luncurkan Aplikasi J-Bangga, Bupati Jember Ajak Masyarakat Cegah Stunting Pada Anak

JEMBER,Siberjatim.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jember meresmikan Aplikasi Membangun Melalui Keluarga atau J-Bangga, Kamis, (07/07/2022) lalu.

Ada 3 jenis layanan utama dalam aplikasi J-Bangga, J-Perempuan Berdaya, J-Keluarga Berkualitas serta J-Anak Terlindungi.

J-Perempuan Berdaya berisi layanan Konsultasi Pendidikan PUG (Pengarus Utamaan Gender), konsultasi kekerasan terhadap perempuan, konsultasi peningkatan perempuan di bidang ekonomi, politik, sosial budaya, dan hukum dan konsultasi pada forum publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak ( PUSPA).

J-Anak yang Dilindungi berisi layanan Konsultasi Sebaya, Konsultasi Kekerasan Anak, Konsultasi Psikologi Perempuan dan Anak, Konsultasi Pendidikan, serta Taman Bacaan.

J-Keluarga Berkualitas meliputi layanan konsultasi kedewasaan pernikahan, konsultasi calon pengantin (CATIN), konsultasi persiapan kehidupan keluarga bagi remaja (PKBR), Konsultasi Pengaturan Kelahiran, Konsultasi Ketahanan Keluarga untuk Pembinaan Keluarga Balita (BKP), Pembinaan Keluarga Remaja (BKR), dan Pembinaan Keluarga Lansia (BKL), Pusat Informasi dan Penyuluhan Remaja (PIK-R) serta Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS).

“Tahun 2020 stunting kita 12,9 dan tahun 2021 stunting kita turun menjadi 12,6, lalu sekarang tahun 2022 posisi stunting kita 11,9, posisi ini di bawah target pemerintah maksimal 14, kita sudah lebih baik tapi masih ada stunting,” ungkap Bupati Jember, Hendy Siswanto saat memberikan sambutan.

Masalah stunting ini menjadi tanggung jawab semua pihak dari tibgkat Pemerintah Kabupaten hingga RT dan RW, untuk menentukan keberhasilan penanggulangan stunting.

Artinya 11,9 persen setiap 100 anak kita ada 12 anak yang stunting dikutip berdasarkan laporan Ketua DP3AKB Suprihandoko, “Saat ini total yang berisiko stunting di Jember adalah 329.000 anak," lanjutnya.

Bupati Hendy juga mengajak semua pihak untuk peduli dan melakukan tindakan pencegahan stunting. “Mari kita saling menjaga untuk mengurangi stunting di Kabupaten Jember, agar anak-anak kita semua sehat dan berkualitas,” pungkasnya. [amb/sj]

Pewarta : Ambang Hari
Editor : Imam Haironi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV