JEMBER - Sahri (54) salah seorang pekerja buruh kasar asal Mayang, Jember menaruh harapan kepada Bupati Jember agar BPJS Kesehatannya terjamin.
Kata dia, gaji buruh kasar yang ia terima tidak cukup jika dibayarkan untuk membayar BPJS Kesehatan.
"Hanya cukup buat makan keluarga. Harapannya Bupati Jember bisa kembali memprogramkan gratis," ungkapnya.
Aktivis pemerhati kebijakan publik minta Bupati Jember H.Hendy lewat APBD bisa programkan jaminan pekerja buruh kasar dijamin BPJS Kesehatan.
Menurutnya, kesehatan merupakan kebutuhan dasar dan mutlak bagi para pekerja buruh kasar dan serabutan.
"Buruh kasar dan serabutan ini kadang luput dari perhatian. Kami minta Bupati H.Hendy bisa menjamin lewat APBD lewat BPJS Kesehatan," sebutnya, Selasa (30/03/2021).
Joko beralasan, untuk membayar iuran BPJS Kesehatan kebanyakan buruh masih mengaku banyak keberatan.
"Terutama kuli bangunan di pedesaan yang bekerja tidak terikat, kuli panggul, pekerja kasar dan yang lannya. Maka dari itu, negera wajib menjamin ini," pintanya.
Pria bertubuh tegap ini yakin, masa kepemimpinan H.Hendy- Gus Faijaun, kebijakan kesehatan juga akan menjadi prioritas utama.
"Kita yakin Bupati dan Wakil Bupati Jember sekarang bisa menjawab keluhan ini," pungkasnya.
| Pewarta | : Windi Sindiana |
| Editor | : Deni Ahmad |
Komentar & Reaksi